Selasa, 24 Februari 2015

Pakan Anak Ikan Cupang Dan Cara Pembesarannya

Anak cupang lahir atau menjadi setelah 3 hari. umumnya telur cupang dijaga oleh induk cupang jantan. indukan betina malah sudah di keluarkan saat telur sudah lahir semua. ya beginilah cara hidup dan tradisi ikan cupang. setelah menjadi burayak, atau anak ikan , anakan cupang ini belum bisa berenang secara stabil. makan juga belum, karna masih ada bekal makanan di perut.
dalam 2/3 hari kedepan bayi cupang ini ngak perlu diberi makan. untuk indukan pejantan juga jangan di pisahkan atau dipindahkan dari tempat penetasan anak.biarkan indukan jantan tsb menjaga bayi2 tsb agar tidak tenggelam. untuk perkawinan yg pertama, induk jantan cupang bisa dibiarkan selama mungkin untuk menjaga bayi-bayi cupang. tapi dalam kasus indukan jantan yg telah kawin beberapa kali sebaiknya dipisahkan setelah telur menetas, karna ada perilaku pejantan tsb akan memakan anaknya sendiri.
beberapa kasus ini sering terjadi pada beebrapa hobbies maupun peternak ikan cupang. mungkin karna sudah lama ngak dialam bebas perilaku indukan berubah.
setelah lebih dari tiga hari menetas, biasanya bayi cupang akan mencari makan. ini bisa dilihat ketika kita menjatuhkan sesuatu yg halus ke wadah ikan, bayi2 ikan itu akan mematuknya, mereka mengetes apakah yg baru masuk itu bisa dimakan apa ngak. makanan yg paling baik untuk bayi cupang adalah bayi kutu air. namun ini bukan benda yg mudah dicari. sudah gitu sedikit repot lagi.
walau tampak masih kecil, bayi cupang terkenal lumayan rakus. kutu air sendiri bisa kita ternak untuk persedia-an makan bayi cupang. cara ternak nya cukup mencari indukan atau sekumpulan kecil kutu air yg sehat. biasanya ada diair yg tergenang, selokan, sungai juga kadang memungkinkan. kalau sudah taruh aja mereka di air yg sudah di jemur matahari beberapa hari. usahakan wadah untuk mengembangkan kutu air ini sedikit besar agar bisa berkembang dengan banyak. setelah kita masukan induk kutu air itu jangan di kasih makan ke bayi cupang dulu. untuk makan bayi cupang bisa kita saring dari alam dulu.
setelah beberapa waktu dibiarkan , kutu-kutu itu akan bertambah banyak. itulah yg kita saring sebagai makanan bayi cupang. kalau kutu air yg terlalu besar sebenarnya ngak bisa dimakan sama bayi cupang, karna ngak sanggup menelannya. selain kutu air, ada beberapa pakan buatan yg bs dijadikan pakan alternatif. beberapa diantaranya adalah cacing kering, cari penyajiannya bisa di haluskan terlbih dahulu. bisa itu dikikis dengan pisau, bisa juga dengan gunting. lumat hingga benar-benar halus dan muat untuk ditelan bayi cupang. bila memberi makan jangan terlalu banyak, atau airnya akan tercemar dan akan membahayakan bayi ikan.
pilihan lain untuk pakan bayi cupang, bisa juga dengan pakan ikan koki, atau makanan ikan yg lainnya, asal cara penyajiannya jangan terlalu banyak sampai membuat air kotor dan rusak. dan ingat mesti dihaluskan seperti cara memberi cacing kering diatas. dalam hitungan hari, bila bayi itu menyerap pakan-pakan itu, pertumbuhan akan terlihat, dan bila tidak terjadi apa2, dalam hitungan bulan pertama, bayi cupang ini sudah ada bentuknya. saat itulah air bisa diganti, asal tidak kasar.
selamat mencoba

sumber https://www.facebook.com/IkanCpg/posts/10150994897096278

7 Jenis Makanan Yang Baik Untuk Ikan Cupang

1. Jentik Nyamuk (Cuk) 

Pakan ini mengandung banyak protein yang baik untuk ikan cupang. Pada musim kemarau, jentik nyamuk banyak diketemukan di air yang menggenang. Jika ingin menghemat biaya pakan ikan cupang, maka jentik nyamuk adalah salah satu solusinya. Jentik nyamuk adalah pakan ikan cupang yang paling murah. Kebanyakan petani ikan cupang hias mendapatkannya dengan mencari di got atau parit.

Pemberian jentik nyamuk jangan berlebihan karena jentik nyamuk yang tidak termakan akan berubah menjadi nyamuk. Berikan jentik yang berupa larva (berdiri terbalik di permukaan air), bukan kepompong (bulat tampak seperti bengkok). Jentik yang sudah berubah menjadi kepompong tidak baik untuk cupang, karena bisa menyebabkan perut buncit dan akhirnya mati.

Tips untuk memilih jentik nyamuk. Jentik nyamuk yg diambil dari alam biasanya masih kotor dan bercampur dgn larva hewan lain. Masukkan jentik nyammuk ke air es, secara otomatis mereka akan teler, jentik nyamuk akan mengendap ke dasar sedangkan Non-jentik nyamuk akan mengambang. Jentik nyamuk diambil dgn saringan halus, lalu dimasukan ke dalam air yg telah ditetesi PK, dosis 1/2 tetes tuk ember ukuran 15 liter, ini tuk "membangunkan" jentik nyamuk, setelah itu dicuci dgn air bersih dan siap disajikan

2. Kutu Air (Water Flea) 


Kutu air merupakan makanan yang paling baik diberikan kepada anakan cupang yang sudah menetas setelah kurang lebih 4 hari. selain itu ikan cupang yang sudah dewasa juga menyukai kutu air jadi baik juga diberikan kepada ikan cupang yang sudah dewasa. Kelebihan dari kutu air ialah memiliki sangat banyak protein yang dibutuhkan oleh anakan cupang dan juga mudah dicerna, oleh karena itu sangat direkomendasikan jika anakan cupang diberikan kutu air sebisa mungkin,

Kutu air juga tersedia dari alam atau dibeli di pedagang ikan. Namun ktu air tidak selalu tersedia di alam, budidayanya pun cukup sulit sehingga harganya cukup mahal di pasaran. Contoh kutu air adalah moina dan daphnia.


3. Cacing Sutra (Res Water Worms)





Cacing ini sangat mudah ditemukan, baik di alam (biasanya di bantaran kali) atau di pedagang. Selain teksturnya halus, harganya terbilang murah. Jumlahnya biasa menurun ketika musim hujan. 

Pakan ikan cupang yang satu ini sangatlah bagus untuk mempercepat pertumbuhan ikan cupang dan membentuk ikan cupang kedalam bentuk yang sempurna. Tipe makanan yang satu ini adalah tipe makanan alami selain jentik nyamuk. Dibalik keunggulannya tersebut, cacing sutra ini memiliki kelemahan yaitu membuat air menjadi lebih cepat kotor dari biasanya, karena itu usahakan sebelum memberikan pakan ini ke ikan cupang, alangkah baiknya dibilas terlebih dahulu agar ikan cupang bisa terhindar dari serangan penyakit.


4. Cacing Darah (Bloodworm)


Cacing ini sebenarnya tidak termasuk jenis cacing, tetapi larva jenis nyamuk Chironomus sp. dan biasanya dijual dalam bentuk beku. Meski proteinnya tinggi, tapi cupang biasanya tdk tertarik untuk memakannya, karena sudah mati. 

Solusinya ialah memberikan cacing darah hidup. Cacing ini memiliki kemungkinan membuat perut cupang buncit, karena cukup keras untuk dicerna.


5. Artemia (Brine Shrimp)


Artemia adalah embrio yang tadinya tertidur kemudian terbangun. Artemia dapat dijadikan pakan ikan cupang karena artemia termasuk udang primitf yang terbentuk melalui proses metamorphosis ketika mereka bebas berenang. 

Pemberian artemia kepada ikan cupang harus sesuai dengan takaran dan jangan terlalu banyak karena bisa menyebabkan kematian pada ikan cupang. Artemia adalah makhluk hidup yang habitatnya di laut, oleh karena itu sebelum memberikan ikan cupang makan artemia, usahakan di bilas terlebih dahulu agar kadar garamnya tidak terlalu banyak.


6. Microworms 


Cacing yg sangat halus, dan berwarna putih atau krem. Cocok untuk anakan atau dewasa. Cacing ini termasuk mudah dalam membudidayakannya. 

Microworms adalah makanan alami termurah yang dapat kita kultur sendri dengan mudah dan hanya memerlukan tempat kecil untuk berkembang biak. Cukup dengan satu kali membeli atau menyiapkan starter maka kita sudah mempunyai stok pakan hidup untuk selamanya . Burayak ikan cupang dari umur 3 hari samapai 10 hari merupakan saat-saat kritis dimana saat itu burayak sudah memerlukan makanan karena cadangan kuning telurnya sudah habis dan memerlukan makanan dari luar. untuk itu diperlukan makanan yang ukurannya sangat kecil. Microworm sangat aktif meliuk-liukan tubuhnya sehingga sangat menarik perhatian burayak yang lapar untuk melahapnya. 

Efek yang dihasilkan ketika burayak diberi pakan berupa microworm antara lain meningkatkan tingkat pertumbuhan burayak, meningkatkan kecerahan warna, dan meningkatkan kesehatan.


7. Yolk (Kuning Telur)


Masih tetap pada makanan yang ditujukan pada anakan ikan cupang. Kuning telur diberikan ke anak cupang yang sudah berumur kurang lebih 4 hari setelah penetasan sebagai makanan pengganti bila sulit mendapatkan kutu air.

sumber http://www.rezky.web.id/2013/01/7-jenis-makanan-yang-baik-untuk-ikan.html

Makanan Alternatif Ikan Cupang

 Musim hujan merupakan ancaman bagi seorang peternak ikan cupang. Pada musim hujan, peternak ikan cupang akan kesulitan dalam mencari sumber makanan untuk ikan. Musim hujan juga akan mempengaruhi tingkat pertumbuhan populasi kutu air. Banyak peternak ikan yang mencari cara alternatif untuk memenuhi kebutuhan ikan mereka. Maka dari itu saya akan memberikan sedikit tips mengenai cara membuat makanan alternatif untuk ikan cupang. Bahan yang perlu anda siapkan untuk membuat makanan alternatif ikan cupang adalah sebagai berikut :
  1. 1 butir telur ayam
  2. Air dan garpu atau sendok
  3. Mangkok
  4. Kompor gas
  5. Wajan
    Saya yakin kalian semua bisa menyediakan bahan yang tertera di atas dengan mudah. Perlu anda ketahui juga, ada 2 macam atau jenis makanan alternatif yang akan saya berikan kepada kalian yaitu :
    1. Makanan alternatif untuk ikan cupang dewasa disebut dengan telur kukus.
    2. Makanan alternatif untuk burayak ikan cupang biasa disebut kuning telur.
       Pertama-tama saya akan menjelaskan cara membuat Steamed Egg. Cara penyajian sangatlah mudah. Silahkan ikuti gambar di bawah ini.
    From left to right
    • Siapkan 1 telur yang akan digunakan sebagai bahan utama pembuatan makanan alternatif ikan cupang.
    • Pecahkan telur kedalam mangkuk yang sudah disediakan, lalu campurkan sedikit air putih ke dalam mangkok tersebut.
    • Setelah itu, kocok telur tersebut hingga merata dan kental kurang lebih 1-2 menit.
    • mangkuk yang berisi telur tersebut diletakkan pada wajan yang sudah diisi air. Pengisian air cukup sampai 1/2 dari tinggi mangkuk.
    • Letakan wajan di kompor yang menyala dan tutup wajan tersebut. Biarkan telur tersebut dikukus kurang lebih 17 menit.
    • Setelah selesai mengukus, maka makanan siap disajikan untuk cupang kesayangan anda, tapi perlu di ingat, beri sedikit demi sedikit agar tidak kebanyakan dan tenggelam didasar aquarium ikan dan agar tidak mencemari air yang berada di dalam aquarium.
       Begitulah penjelasan saya mengenai cara membuat makanan alternatif untuk ikan cupang dewasa. Lalu bagaimana membuat makanan burayak ikan cupang? Caranya lebih gampang dibanding membuat makanan ikan cupang dewasa. Bahan yang dibutuhkan adalah sebagai berikut :
      • 1 Butir Telur
      • Air
      • Wajan
      • Kompor
            Cara pembuatan kuning telur di lakukan dengan cara merebus telur sampai matang. Saya yakin kalian yang membaca artikel ini sudah tau cara merebus telur, jadi tidak perlu saya mengambil gambar dari google untuk menjelaskannya. Jika telur yang kalian rebus sudah matang, maka kupaslah telur tersebut dan kalian boleh makan putih telurnya, tapi sisakan Kuning telurnya saja (Yolk) seperti gambar berikut ini :
        Source Images From Google Search Engine
             Supaya kalian tidak salah dan bingung, saya akan menjelaskan takaran yang pas untuk 1 wadah burayak ikan cupang. Kalian dapat mengikuti langkah berikut ini :
        1. Ambilah pinggiran kuning telur tersebut sebesar biji beras atau biji gandum.
        2. Simpan di atas sendok, dan teteskan sedikit air.
        3. Kuning telur yang sudah dibasahi tersebut ditekan sampai gepeng dan hancur sehingga air tersebut berubah seperti air yang berwarna kuning.
        4. Teteskan kuning telur yang sudah dicampur tadi ke dalam wadah burayak (cukup 1-3 tetes pada tempat yang berbeda) atau kalian bisa menggunakan telunjuk tangan kalian secara langsung. Caranya sangat mudah, anda cukup menempelkan jari anda ke dalam campuran kuning telur tadi lalu masukan tangan kalian ke dalam wadah burayak secara perlahan.
        5. PERINGATAN!! Pemberian kuning telur yang terlalu banyak dapat mencemari air, dan bisa berakibat kematian bagi burayak ikan. Jadi berhati-hatilah dalam memberi makan burayak ikan cupang anda.
        Catatan : Bagaimanapun juga, Makanan yang berasal dari alam lebih baik dibanding dengan makanan yang dibuat oleh kita.

           Tips lain : Supaya  ikan cupang mau memakan pelet yang biasa dimakan oleh ikan guppy, caranya mudah, ikuti langkah berikut :
        1. Jangan memberi ikan cupang makan kurang lebih 4 hari.
        2. Setelah memasuki hari ke 4, coba beri 1 biji pelet dan lihat reaks ikan cupang anda.
        3. Apabila reaksinya masih kurang bagus dan tidak mau makan, maka biarkan ikan puasa 1 hari lagi.
        4. Jika pada hari kelima ikan masih tetap tidak mau memakan pelet yang anda berikan, maka jangan memaksa ikan untuk memakan pelet.
        5. Perlu di ingat, pemberian pelet terus menerus bisa mempengaruhi warna pada ikan dan biasanya warna ikan menjadi tidak cerah dan terlihat pucat seperti sakit dan air juga cepat menjadi kotor.
        NB : Tidak semua ikan cupang bisa dilatih untuk memakan pelet. Lebih baik memberi makan ikan anda dengan pakan hidup dibanding pelet. 

        sumber http://yours-fish.blogspot.com/2013/11/7-makanan-alternatif-ikan-cupang.html

        Cara Mengawinkan Ikan Cupang


        Ikan cupang adalah ikan yang bersifat agresif, dalam bahasa inggris ikan ini disebut sebagai ikan betta. Dua cupang jantan tidak bisa diletakkan dalam satu tangki tanpa pemisah. Cupang-cupang jantan ini berkelahi satu sama lain sampai hanya satu yang bertahan. Karena itu sebaiknya hanya menggabungkan satu ikan jantan dengan 2-3 betina. 

        Jantan dan betina mudah dibedakan karena penampilan fisik keduanya berbeda. Perbedaan cupang betina dan jantan terletak pada warna dan siripnya. Cupang jantan memiliki warna yang cerah serta sirip yang panjang, sedangkan betina memiliki warna yang lebih kusam dan memiliki sirip yang pendek. 


        Prosedur Mengawinkan Ikan Cupang 

        Mengawinkan ikan cupang sangat mudah. Namun, ada beberapa faktor yang perlu dipahami dengan baik sebelum memulai. Anda perlu waktu, pengetahuan, kesabaran, dan komitmen untuk mengawinkan ikan cupang. 

        Juga pertimbangkan alasan anda ingin mengembangbiakkan ikan cupang ini. Ikan cupang dapat menghasilkan sampai 600 telur dalam sekali bertelur saja. Jadi pada akhirnya anda mungkin perlu mengurus setidaknya 500 ikan cupang. 

        Jika anda ingin memasok mereka ke toko hewan peliharaan mungkin dapat menjadi usaha bisnis yang baik. Mengembangbiakkan ikan cupang mungkin memerlukan investasi waktu dan keuangan. Awalnya mungkin tidak langsung menguntungkan, mungkin perlu waktu sampai dapat memberikan hasil yang diinginkan. 

        Jika anda sudah bulat yakin untuk mengawinkan ikan cupang, entah sebagai hobi atau bisnis maka anda dapat mengikuti pentunjuk dibawah ini:
        1. Seleksi
          Anda perlu membeli sepasang ikan cupang yang berumur tidak lebih dari 14 bulan. Keduanya harus memiliki ukuran yang hampir sama, dengan warna yang cerah, tanpa cedera, atau sisik yang hilang. Keduanya harus punya insang yang baik tanpa adanya pembengkakan yang terlihat. Belilah di tempat yang memiliki reputasi baik. Informasi tentang sifat genetik juga sangat penting. Kebanyakan ikan di toko hewan peliharaan memiliki latar belakang genetik yang tidak diketahui, sehingga mungkin menghasilkan ikan yang sakit-sakitan.

        2. Jenis ikan cupang
          Ada 10 kelompok spesies ikan cupang, dengan 42 jenis ikan cupang. Mereka memiliki metode kopulasi yang berbeda-beda. Bubblenesters yang mencakup spendensbellica, dan coccina membuat sarang gelebung untuk mendukung telur. Lalu ada Mouthbrooders seperti forest betta atau green throat mouthbrooder, ikan cupang jantan spesies inti membawa telur di leher mereka.

        3. Menyiapkan wadah
          Anda perlu wadah yang muat sekitar 5-10 galon. Wadah harus memiliki pemisah yang dapat dilepas, tempat persembunyian, dan pemanas diatur pada suhu 26 derajat celcius (suhu ruang). Jangan tambahkan kerikil atau pasir dalam wadah karena telur bisa hilang ketika jatuh kebawah.

        4. Perkenalkan ikan satu sama lain
          Letakkan ikan di sisi berlawanan wadah agar mereka bisa terbiasa satu sama lain. Ketika mereka tidak menunjukkan agresivitas dan tidak mencoba untuk menyerang melalui pemisah, berarti mereka tertarik satu sama lain.

        5. Amati perilaku
          Jika ikan cupang tertarik satu sama lain maka cupang jantan akan berenang menampilkan dan memamerkan siripnya pada cupang betina. Betina akan menunjukkan garis vertikal pada tubuhnya dan menundukkan kepala. Sedikit agresivitas tidak apa-apa, tetapi jika mereka coba menyerang satu sama lain, pisahkan mereka lagi dan coba lagi lain waktu, atau coba dengan pasangan lain.

        6. Waktunya kawin
          Cupang jantan akan membangun sarang gelembung ketika sudah siap kawin. Cupang betina akan menunjukkan perilaku patuh yang khas dan perut kembung, yang berarti ia siap untuk bertelur. Lepaskan cupang betina di wilayah cupang jantan atau lepas pemisah.

          Awasi ketika keduanya bersama, cupang jantan mungkin akan menggangu cupang betina dengan menggigit sirip dan mengejar-ngejar cupang betina. Ini tidak masalah jika nyawa cupang betina tidak terancam.

          Ketika keduanya dibawah sarang gelembung, keduanya akan saling berpelukan. Ini dilakukan untuk membantu menekan telur keluar dari ovipositor betina. Cupang jantan akan berenang dan mengambil telur-telur yang jatuh, kemudian menaruhnya satu per satu di sarang. Keduanya akan berulang kali berpelukan lagi sampai cupang betina berhenti mengeluarkan telur.

          Setelah berhenti mengeluarkan telur, cupang betina mungkin membantu cupang jantan membawa telur-telur ke sarang. Awasi cupang betina karena ia mungkin memakan telur-telur, jika terjadi demikian maka pindahkan cupang betina tersebut ke sisi yang satu lagi.

          Gunakan produk seperti Maroxy untuk membantu menyembuhkan sirip cupang betina yang terluka, serta mencegah jamur membunuh telur-telur.

        7. Keluarkan ikan cupang
          Setelah sekitar tiga hari anda akan melihat anak ikan berenang keluar dari sarang gelembung. Keluarkan cupang jantan dan betina dari wadah dan tempatkan keduanya secara terpisah.

        8. Beri makan anak cupang
          Beri makan anak cupang dengan microworm hidup dua kali sehari. Jika microworm hidup masih ada sampai waktu pemberian makan selanjutnya, jangan tambahkan lagi. Ketika anak cupang sudah berumur sekitar 1 minggu anda bisa beri makan baby brine shrimp.

        9. Kondisi lingkungan terbaik
          Anak cupang perlu suhu sekitar 26 derajat celcius (suhu ruang). Secara bertahap tambahkan jumlah makanan yang diberikan. Ketika wadah sudah tidak muat lagi, pindahkan mereka ke wadah yang lebih besar. Kebanyakan dari mereka tidak dapat bertahan dalam beberapa minggu pertama, jadi anda perlu mengecek suhu, kadar kimia, dan kondisi air.

        10. Merawat anak cupang
          Ketika mereka sudah berumur sekitar 1 bulan, secara perlahan hentikan memberi makanan hidup. Beri makan merekapellet atau frozen dried flake. Ketika mereka sudah berumur sekitar 5-8 minggu, pisahkan cupang jantan untuk mencegah ikan-ikan tersebut melukai satu sama lain.

          Tempatkan pada cangkir atau tanki transparan yang berdekatan satu sama lain, karena mungkin mereka tidak terbiasa hidup sendiri. Cupang-cupang jantan mungkin tidak makan sehari atau dua hari, jadi rangsang nafsu makan mereka dengan memberi makanan hidup. Pisahkan cupang jantan dengan pemisah buram, karena mereka dapat menjadi terlalu lelah karena terus mencoba menyerang cupang jantan lain yang berada di tempat terpisah.

        11. Masa depan anak cupang
          Karakter dewasa terlihat dalam 10-11 minggu. Anda dapat mulai menjual anak cupang setelah periode ini. Jika anda ingin terus lanjut mengawinkan ikan cupang, pilihlah beberapa dan jual yang lainnya.

        Jika anda punya kolam, anda dapat melepas cupang dewasa kedalam kolam tersebut atau memberikannya pada orang lain sebagai hadiah. Anda dapat menjual mereka ke toko hewan peliharaan dan membangun relasi bisnis jangka panjang menjual ikan cupang. Jangan mengembangbiakkan ikan cupang jika anda tidak yakin bisa menjual atau memberikan 500 anak ikan yang dihasilkan oleh satu pasang ikan cupang. 

        sumber http://www.jendelasarjana.com/2013/09/cara-mengawinkan-ikan-cupang.html

        Cara Merawat Anak Ikan Cupang


        Ikan cupang atau ikan beta merupakan ikan hias yang memiliki warna beraneka ragam serta sirip yang panjang berjumbai.
        Anak ikan cupang umumnya akan menetas dalam wadah (akuarium) yang sama dengan induknya. Sebelum bertelur, induk cupang akan membangun sarang gelembung dan meletakkan telur-telurnya di sana.
        Biasanya, ikan cupang betina dipindahkan dari wadah sebelum telur menetas. Namun, cupang jantan tetap diletakkan dalam wadah sampai telur menetas.
        Berikut adalah cara merawat anak ikan cupang yang baru menetas:
        1. Beri makan anak ikan cupang dua kali sehari. Metabolisme anak cupang cukup cepat, sehingga mereka akan kelaparan jika tidak sering diberi makan.
        Beri makan anak ikan cupang dengan kuning telur rebus. Pastikan ukuran kuning telur cukup kecil agar mudah dimakan oleh anak cupang.
        2. Biarkan cupang jantan merawat anak-anaknya selama beberapa hari. Cupang jantan akan membuat sarang gelembung di bagian atas wadah.
        Ketika menetas, bayi cupang akan jatuh ke dasar wadah dan cupang jantan akan menempatkan kembali anaknya ke dalam sarang gelembung dengan mulutnya.
        Proses ini berulang setiap saat anak cupang jatuh. Setelah beberapa hari, cupang jantan dapat dipisahkan dari anaknya dan dipindahkan ke tempat lain.
        3. Seiring waktu, anak cupang bisa diberi makanan yang lebih besar seperti cacing hidup atau cacing kering.
        Namun ukuran makanan tersebut mungkin masih terlalu besar untuk anak cupang sehingga Anda perlu untuk memotongnya menjadi ukuran yang lebih kecil.
        4. Wadah atau akuarium tidak perlu dibersihkan selama beberapa minggu pertama. Anak cupang masih berukuran terlalu kecil untuk menghasilkan limbah yang dapat mengotori air.
        5. Sedapat mungkin tutup bagian atas akuarium. Akuarium yang terbuka rentan terhadap perubahan suhu. Suhu yang terlalu panas atau dingin bisa membuat anak cupang menjadi sakit.
        6. Ketika anak cupang sudah berukuran sekitar 2 cm, pisahkan dan tempatkan mereka dalam wadah tersendiri.
        Ikan cupang yang mulai dewasa akan saling bertarung bahkan sampai mati jika tidak dipisahkan.
        sumber http://www.amazine.co/10607/tips-ikan-hias-cara-merawat-anak-ikan-cupang/

        Cara Memberi Makan Ikan Cupang

        Ikan cupang merupakan hewan peliharaan yang membutuhkan perawatan sederhana.
        Meskipun nampak sederhana, perawatan yang tepat diperlukan agar cupang kesayangan Anda tetap sehat dan lincah.
        Mengetahui bagaimana cara memberi makan yang benar merupakan kunci keberhasilan pemeliharaan cupang.
        Berikut adalah cara memberi makan ikan cupang:
        1. Pastikan air akuarium tetap bersih dan segar setiap saat. Ikan cupang sangat rentan terhadap penyakit akibat bakteri yang ditularkan melalui air.
        2. Saat memberi makan, pastikan ikan cupang melihat makanan memasuki akuarium. Ikan cupang lebih suka makan dari atas akuarium. Jatuhkan makanan di depan mulut cupang ketika ia melihatnya.
        3. Ikan cupang agak rewel dalam urusan makanan. Pastikan untuk menyediakan makanan yang disukai cupang seperti pelet, jentik nyamuk, atau cacing merah.
        Berikan makanan secara bertahap. Jika cupang sudah habis memakan semua makanan, Anda dapat memberikan porsi kedua dalam jumlah yang lebih sedikit.
        4. Beri makan ikan cupang lebih banyak selama masa pra-pemijahan. Pada masa ini ikan cupang memerlukan energi lebih banyak. Namun beri makanan tidak lebih dari 4 kali sehari.
        5. Anda dapat memberi makan anak ikan cupang setelah berumur setidaknya 5 hari. Beri makan mereka dengan kuning telur rebus
        sumber http://www.amazine.co/10592/tips-ikan-hias-cara-memberi-makan-ikan-cupang/

        Cara Membedakan Cupang Jantan Dan Betina

        Cara membedakan ikan cupang jantan dan betina sangatlah mudah, namun bagi anda yang masih newbie/baru dalam mengetahui cara membedakan ikan cupang jantan dan betina anda dapat melihat Dibawah ini :
        Cara membedakan ikan cupang hias jantan dan betina adalah sebagai berikut :
        Cupang jantan
        – Gerakannya lincah
        – Tubuhnya langsing
        – ekornya panjang dan mekar indah jika di dekatkan pada cupang lain
        – Warna tubuhnya menarik biasanya memiliki warna yang lenih cerah dari betina
        Cupang Betina
        – Tubuhnya gempal
        – Pergerakannya lamban
        – Ada titik putih pada perut nya
        – Warnanya agak kusam/kurang menarik beranjak dewasa terdapat garis-garis putih pada perutnya
        – Memiliki sirip-sirip dan dasi lebih pendek dari pada jantannya pada umur yang sama.

        serit (CT) female (sumber: google)
        serit (CT) female (sumber: google)
        plakat female (sumber: google)
        plakat female (sumber: google)
        halfmoon female (sumber: google)
        halfmoon female (sumber: google)
        double tail female (sumber: google)
        double tail female (sumber: google)
        https://cupanghiaskendari.wordpress.com/2013/12/24/cara-membedakan-cupang-jantan-dan-betina/